Bawang putih merupakan sebuah tanaman yang digunakan untuk pemyedap makanan alami. Hampir semua masakan di Indonesia terdiri dari bawang putih. Tapi apakah bawang putih dapat menyehatkan? Atau apakah bawang putih hanya sekedar untuk penyedap rasa pada makanan saja? Di artikel kali ini kita akan membahas tentang fakta fakta dibalik bawang putih yang belum banyak diketahui orang.
"Bawang putih merupakan sumber vitamin C, vitamin B6, kalium dan folat yang baik, sedangkan bawang putih kaya akan vitamin C, vitamin B6, tiamin, kalium, kalsium, fosfor, tembaga, dan mangan. Selain itu bawang putih adalah cara rendah kalori untuk menambahkan rasa ke hidangan tanpa menggunakan bahan-bahan seperti mentega dan garam. (Diambil dari situs time.com)."
Dengan menambahkan bawang putih ke makanan yang kita masak, akan menambahkan cita rasa yang dapat membangkitkan selera makan kita dan orang lain, selain itu dengan kandungan nutrisinya semakin menambah gairah kita untuk menambahkan bawang putih ke makanan yang kita makan.
Oiya gaes, masih ingat ga pelajaran biologi kelas 10 SMA, di smester pertama kita sudah pernah membahas khasiat makanan bawang ini loh. Bawang putih merupakan keluarga dari Allium (Allium Sativum) yang memiliki begitu banyak khasiat kesehatan sehingga sering dianggap sebagai makanan obat, terutama dalam tradisi penyembuhan seperti Ayurveda, obat sakit gigi dan lain sebagainya.
Sayuran allium kaya akan senyawa organosulfur, yang menurut penelitian pendahuluan mungkin bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah dan membantu mencegah kondisi kronis termasuk kanker dan penyakit kardiovaskular. Tapi tidak jelas seberapa baik tubuh menggunakan senyawa ini setelah dikonsumsi, terutama jika makanan dimasak sebelum makan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih mentah dapat memberikan manfaat kesehatan paling besar, sehingga beberapa ilmuwan merekomendasikan membiarkan bawang putih yang dihancurkan atau dicacah bertahan setidaknya 10 menit sebelum dimasak, untuk memungkinkan reaksi yang dikatalisis oleh enzim terjadi sebelum persiapan.
Oiya hampir lupa, Sayuran Allium seperti bawang putih juga sangat baik untuk kesehatan usus. Hal ini dikarenakan dalam tumbuhan Allium mengandung prebiotik yang memberi makan mikroorganisme dalam makanan yang difermentasi dan juga membantu menjaga bioma usus yang sehat.
Kamu juga perlu mengetahui bahwa Mengonsumsi banyak Bawang Putih dapat menyebabkan gangguan pencernaan bagi orang-orang dengan saluran atau kondisi GI sensitif seperti sindrom iritasi usus dan refluks asam, yang mengakibatkan gejala seperti : kembung, diare, dan sembelit.
Kesimpulannya adalah bawang putih baik dikonsumsi sebagai tambahan untuk penyedap makanan, tetapi penggunaan bawang putih tidak disarankan untuk berlebihan karena bawang putih juga dapat menyebabkan gejala gejala seperti yang disebutkan diatas.
Sumber : http://time.com/5566916/are-garlic-and-onions-healthy/
Editor : Rismawan Official
"Bawang putih merupakan sumber vitamin C, vitamin B6, kalium dan folat yang baik, sedangkan bawang putih kaya akan vitamin C, vitamin B6, tiamin, kalium, kalsium, fosfor, tembaga, dan mangan. Selain itu bawang putih adalah cara rendah kalori untuk menambahkan rasa ke hidangan tanpa menggunakan bahan-bahan seperti mentega dan garam. (Diambil dari situs time.com)."
Dengan menambahkan bawang putih ke makanan yang kita masak, akan menambahkan cita rasa yang dapat membangkitkan selera makan kita dan orang lain, selain itu dengan kandungan nutrisinya semakin menambah gairah kita untuk menambahkan bawang putih ke makanan yang kita makan.
![]() |
| Contoh olahan makanan dari Bawang Putih. |
Oiya gaes, masih ingat ga pelajaran biologi kelas 10 SMA, di smester pertama kita sudah pernah membahas khasiat makanan bawang ini loh. Bawang putih merupakan keluarga dari Allium (Allium Sativum) yang memiliki begitu banyak khasiat kesehatan sehingga sering dianggap sebagai makanan obat, terutama dalam tradisi penyembuhan seperti Ayurveda, obat sakit gigi dan lain sebagainya.
Sayuran allium kaya akan senyawa organosulfur, yang menurut penelitian pendahuluan mungkin bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah dan membantu mencegah kondisi kronis termasuk kanker dan penyakit kardiovaskular. Tapi tidak jelas seberapa baik tubuh menggunakan senyawa ini setelah dikonsumsi, terutama jika makanan dimasak sebelum makan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih mentah dapat memberikan manfaat kesehatan paling besar, sehingga beberapa ilmuwan merekomendasikan membiarkan bawang putih yang dihancurkan atau dicacah bertahan setidaknya 10 menit sebelum dimasak, untuk memungkinkan reaksi yang dikatalisis oleh enzim terjadi sebelum persiapan.
Oiya hampir lupa, Sayuran Allium seperti bawang putih juga sangat baik untuk kesehatan usus. Hal ini dikarenakan dalam tumbuhan Allium mengandung prebiotik yang memberi makan mikroorganisme dalam makanan yang difermentasi dan juga membantu menjaga bioma usus yang sehat.
Kamu juga perlu mengetahui bahwa Mengonsumsi banyak Bawang Putih dapat menyebabkan gangguan pencernaan bagi orang-orang dengan saluran atau kondisi GI sensitif seperti sindrom iritasi usus dan refluks asam, yang mengakibatkan gejala seperti : kembung, diare, dan sembelit.
Kesimpulannya adalah bawang putih baik dikonsumsi sebagai tambahan untuk penyedap makanan, tetapi penggunaan bawang putih tidak disarankan untuk berlebihan karena bawang putih juga dapat menyebabkan gejala gejala seperti yang disebutkan diatas.
Sumber : http://time.com/5566916/are-garlic-and-onions-healthy/
Editor : Rismawan Official


0 Comments